TKI dibunuh

Jakarta - TKI yang tewas dibunuh di Kota Abha, Arab Saudi, ternyata bernama Kikim Komalasari, bukan Keken Nurjanah sebagaimana diberitakan sebelumnya. Sebelum dibunuh, Kikim dilaporkan mengalami penganiayaan oleh sang majikan.

Demikian disampaikan Korwil Arab Saudi PDI Perjuangan lewat rilis kepada detikcom, Jumat (19/20/2010). Diinformasikan, Kikim lahir pada 9 Mei 1974, Nomor Paspor AN 010821 masa berlaku 15 Juni 2009 sampai 15 Juni 2012.

Seperti diberitakan, setelah dianiaya, Kikim dibunuh 3 hari sebelum Hari Raya Idul Adha oleh majikannya di Kota Abha.

Informasi awal soal tewasnya Kikim ini disampaikan salah satu relawan Pospertki PDI Perjuangan yang berada di kota Abha. Dalam laporannya kepada pimpinan Korwil Arab Saudi PDI Perjuangan, Kikim dibunuh oleh majikannya dengan cara digorok lehernya. Jenazah Keken ditemukan 3 hari sebelum Hari Raya Idul Adha di sebuah tong sampah umum.
source :www.detiknews.com

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seluruh anggota DPR yang hadiri dalam sidang paripurna pembukaan masa sidang ke II tahun 2010-2011, Senin (22/11/2010), membacakan doa untuk Kikim Komalasari, TKW yang dibunuh di Arab Saudi. Ketua DPR RI, Marzuki Alie, memimpin doa tersebut.

Di tengah pembacaan Pidato Ketua DPR RI, saat mengkritisi kekerasan terhadap TKI di Arab Saudi, Marzuki langsung menghentikan pidatonya. "Sesuai permintaan, mari kita berdoa untuk TKW yang meninggal di Arab Suadi, berdoa dimulai," kata Marzuki.

Sekitar satu menit para anggota Dewan berdoa untuk almarhum Kikim, suasan khidmat terasa, terasa senyap saat berada di ruang sidang. "Selesai," kata Marzuki lalu melanjutkan pembacaan pidatonya.
source : www.tribunnews.com